ASAHAN-Kepolisian Resor (Polres) Asahan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika dengan mengungkap tiga kasus besar dalam satu operasi. Dalam konferensi pers yang digelar di Lapangan Tengah Polres Asahan pada Jumat (21/02/2025) pukul 10.10 WIB, Kapolres Asahan AKBP Afdhal Junaidi, S.I.K, M.M, M.H, mengumumkan keberhasilan timnya dalam menyita total 6 kg sabu, 6,3 kg ganja, dan sejumlah ekstasi dari jaringan narkoba lintas wilayah.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Polres Asahan, termasuk Kabag Ops KOMPOL Sastrawan Tarigan, Kasat Narkoba AKP Mulyoto, serta perwakilan media yang turut meliput hasil pengungkapan tersebut.
Tim Opsnal Satres Narkoba berhasil menangkap AMN (45), seorang nelayan asal Kota Tanjung Balai, dalam operasi undercover buy. Saat dilakukan penggerebekan di rumah tersangka C alias R di Kisaran, polisi menemukan 6 kg sabu dalam kemasan plastik oranye merk 99 Durien, satu pucuk senjata api genggam Baretta, serta 262 butir peluru kaliber 9 mm dan 100 butir peluru kaliber 7 mm.
Tersangka Rusdi Ardiansyah Panjaitan alias Tuah (37) diamankan saat mengendarai becak motor di daerah Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 10 bungkus besar ganja seberat 6,3 kg dalam sebuah kotak kardus coklat. Tersangka mengaku hanya bertugas mengantar paket kepada seseorang bernama Roy.
Dua tersangka, M. Subki (24) dan Robby Rizki Bangun (35), ditangkap saat hendak bertransaksi di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tanjung Balai. Polisi berhasil menyita dua bungkus plastik besar berisi ekstasi, dua unit sepeda motor, serta sejumlah alat komunikasi yang digunakan dalam transaksi ilegal. Dari pengakuan para tersangka, barang haram ini didapatkan dari seorang warga negara Malaysia.
Dalam keterangannya, Kapolres Asahan AKBP Afdhal Junaidi menegaskan bahwa pihaknya akan terus menggempur peredaran narkoba di wilayah hukumnya.
“Kami tidak akan pernah memberi ruang bagi para pelaku kejahatan narkotika. Operasi seperti ini akan terus kami lakukan demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta memberikan informasi terkait peredaran narkotika,” tegasnya.
Konferensi pers ini berakhir pada pukul 10.30 WIB dan berlangsung dalam suasana aman serta kondusif. Keberhasilan Polres Asahan kali ini semakin menegaskan posisi mereka sebagai garda terdepan dalam perang melawan narkotika